SIDRAP.FS.COM – Di tengah padatnya jadwal rangkaian audisi dan persiapan produksi D’Academy 8 (DA8) di Kabupaten Sidenreng Rappang, tim media yang bertugas terpantau mengambil jeda istirahat sejenak pada Sabtu (25/04).

Momen ini menjadi titik evaluasi sementara di tengah tingginya tensi pemberitaan terkait ajang pencarian bakat bergengsi tersebut.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sidrap, Syafruddin Wela, yang juga bertindak sebagai Koordinator Lapangan, memberikan pernyataannya di sela-sela waktu istirahat tersebut.

Ia menyoroti betapa krusialnya sinergi antara penyelenggara nasional dengan simpul-simpul informasi di daerah.

Peran Strategis Media Lokal
Dalam keterangannya, Shepa mengungkapkan bahwa kesuksesan event berskala nasional di daerah sangat bergantung pada bagaimana media lokal mengemas narasi dan menjaga antusiasme publik.

“Peran media lokal sangat penting dalam mengawal jalannya kegiatan ini. Kami bukan sekadar pelapor, tapi jembatan informasi yang memastikan pesan dari pusat sampai ke akar rumput dengan akurat,” ujar Shepa.

Menjaga Kualitas Pemberitaan
Menurutnya, meskipun tim sedang beristirahat, koordinasi tetap berjalan demi memastikan setiap detail perkembangan DA8 di Sidrap tercover dengan baik. Ia menegaskan bahwa keterlibatan media lokal memberikan sentuhan kedekatan (proximity) yang tidak dimiliki oleh media luar.

“Media lokal memiliki pemahaman sosiografis yang kuat tentang Sidrap. Inilah yang membuat pemberitaan mengenai D’Academy 8 di sini terasa lebih hidup dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat lokal,” tambahnya. (iccank)