SIDRAP.FS.COM—Kepolisian Resort Sidrap menggelar upacara pembukaan Latihan Kerja (Latja) Siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Angkatan 54 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Presisi Polres Sidrap, Selasa (28/4/26) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dipimpin langsung oleh Kapolres Sidrap Akbp Fantry Taherong dihadiri Wakapolres, Para pejabat utama, Personel Polres Sidrap, pembina pengasuh dari SPN Polda Sulsel serta para siswa latja SPN Polda Sulsel

Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan kepada 75 siswa SPN Polda Sulsel bahwa Latihan Kerja (latja) merupakan rangkaian proses pendidikan dan pelatihan yang terstruktur dan spesifik.

“Kegiatan yang adik-adik jalani saat ini merupakan proses pembulatan, sinkronisasi, dan kolaborasi antara teori yang telah diperoleh di ruang kelas dengan praktik lapangan selama 15 hari ke depan. Diharapkan, pengalaman ini dapat sejalan dengan ilmu yang telah adik-adik peroleh di lembaga pendidikan, baik di SPN Polda Sulsel maupun SPN lainnya.” Ujar Kapolres Sidrap

Fantry sapaan Kapolres Sidrap berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latja dengan baik dan tuntas. Ia juga mengimbau siswa bersungguh-sungguh dalam menggali ilmu kepolisian di Polres Sidrap

“Adik-adik yang telah terpilih menjadi anggota Polri diharapkan menjadi generasi yang lebih cerdas dan lebih baik dari generasi sebelumnya. Pola pembinaan yang diterapkan oleh Lemdiklat Polri adalah pola asah, asih, dan asuh yang presisi, sehingga diharapkan adik-adik dapat menjadi sosok polisi yang diharapkan masyarakat sebagai pengayom, pelindung, dan penegak hukum yang berperikemanusiaan.” Lanjutnya

Alumni Akademi Kepolisian tahun 2005 tersebut juga menyampaikan agar para siswa terus belajar dan tidak berhenti sampai kegiatan latja ini saja, menurutnya proses belajar adalah proses dari tidak tahu menjadi tahu.

“Jangan pernah berhenti belajar dan berlatih. Seperti yang disampaikan oleh Albert Einstein, “Once you stop learning, you start dying.” Maka dari itu, teruslah belajar agar menjadi polisi yang diharapkan oleh bangsa, pimpinan, dan masyarakat.” Tambah Fantry

Di akhir arahannya, Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta menjaga sikap selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan latihan kerja.

“Selama berada di sini, tidak diperkenankan melakukan pelanggaran, baik disiplin, kode etik, maupun pidana. Dilarang memasuki tempat hiburan atau bepergian di luar ketentuan. Seluruh kegiatan adik-adik menjadi tanggung jawab saya sebagai Kapolres, termasuk keselamatan, keamanan, dan kesehatan hingga kembali ke SPN” tutupnya. (Iccank)