SIDRAP.FS.COM – Kasdim 1420/Sidrap, Mayor Inf Wahyudi, S.E., mewakili Komandan Kodim 1420/Sidrap, turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sidrap. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Upacara SKPD Kabupaten Sidrap, Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (02/06/2026).
Upacara ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah dan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, S.H., M.Si.; Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap Andi Rahmat Saleh, S.Sos., M.Si.; Wakil Kapolres Sidrap yang diwakili Kompol Sumardi, S.H.; Ketua DPRD Kabupaten Sidrap H. Takyuddin Masse, M.Si.; serta jajaran pejabat tinggi daerah, camat, kepala desa/lurah, dan anggota Pemuda Pancasila.
Dalam amanat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI yang dibacakan oleh Wakil Bupati Sidrap, disampaikan bahwa peringatan hari lahir Pancasila bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi untuk menjaga nilai luhur tetap menyala dalam jiwa setiap warga negara. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan bagi keutuhan Indonesia, namun juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia yang abadi.
“Sejarah membuktikan Pancasila adalah bintang penuntun yang tangguh. Di tengah ketidakpastian dunia, Indonesia tetap kokoh membuktikan keberagaman ribuan pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” tegas Nurkanaah dalam amanatnya.
Lebih lanjut disebutkan, Pancasila berfungsi sebagai jangkar moral bangsa dalam menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik. Sebagaimana amanat UUD 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk mewujudkan ketertiban dunia berbasis kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi dasar kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif, serta menjadi instrumen diplomasi yang dibutuhkan dunia untuk menghentikan konflik.
Indonesia, lanjut amanat tersebut, telah menunjukkan kepemimpinan nyata lewat kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, peran mediasi konflik regional, dan kerja sama internasional berbasis kemanusiaan. Masyarakat pun diajak memperkuat komitmen mengamalkan Pancasila dalam setiap langkah kehidupan demi mewujudkan Indonesia maju, adil, makmur, dan berperan aktif bagi kedamaian dunia.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada perwakilan Paskibraka Tahun 2025 yang didampingi seluruh anggotanya, diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sidrap. Acara ditutup dengan sesi foto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kegiatan resmi berakhir pukul 09.00 WITA, berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(ersan)












Tinggalkan Balasan