SIDRAP.FS.COM– Semangat kolaborasi lintas instansi terlihat jelas di sepanjang jalan perbatasan Desa Lainungan-Lawawoi hingga perbatasan Desa Mattirotasi dengan Kota Parepare. UPT SMPN 2 Watang Pulu bersama Pemerintah Desa Lainungan dan Desa Mattirotasi menggelar kerja bakti massal pada Jumat, 26 Juni 2026.

Kegiatan dimulai pagi hari dengan titik kumpul di jalur utama yang menjadi penghubung dua desa tersebut. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan sampah, khususnya sampah plastik, di bahu jalan dan selokan.

Kerja bakti ini dihadiri: Kepala Sekolah UPT SMPN 2 Watang Pulu bersama para guru, staf, dan siswa-siswi,Kepala Desa Lainungan beserta jajaran perangkat desa,Kepala Desa Mattirotasi bersama jajaran

Keterlibatan siswa SMPN 2 Watang Pulu menjadi sorotan. Mereka tidak hanya ikut memungut sampah, tapi juga mengedukasi warga yang melintas tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Kepala Sekolah UPT SMPN 2 Watang Pulu menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud nyata pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.

“Kami ingin anak-anak belajar langsung bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya di sela kegiatan.

Senada, Kepala Desa Lainungan dan Kepala Desa Mattirotasi menegaskan komitmennya. Kerja bakti ini ditargetkan menjadi langkah awal mewujudkan dua desa bebas sampah plastik. “Ini tidak berhenti hari ini. Ke depannya kegiatan seperti ini akan terus kami jalankan secara rutin agar jalanan tetap bersih dan sehat,” kata Kades Mattirotasi.

Jalur dari perbatasan Lainungan-Lawawoi sampai perbatasan Mattirotasi-Parepare dipilih karena merupakan akses utama warga dan wisatawan. Dengan kondisi jalan yang bersih, diharapkan citra dua desa juga semakin baik.

Kerja bakti ditutup dengan pengumpulan sampah plastik yang kemudian dipilah untuk didaur ulang. Warga sekitar menyambut positif aksi ini dan berharap bisa ikut terlibat pada kegiatan berikutnya.(ersan)