SIDRAP.FS.COM – Proyek pembangunan talud di Desa Talawe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menuai sorotan. Proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai standar karena pondasi talud disinyalir tidak digali sebagaimana mestinya.

Berdasarkan pantauan awak media pada Selasa (28/7/2026), sepanjang lokasi pekerjaan terlihat memiliki bentuk yang hampir sama. Batu pondasi tampak berada di permukaan tanah sehingga memunculkan dugaan bahwa pondasi tidak dibuat dengan galian yang memadai.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas bangunan. Pasalnya, pondasi merupakan bagian penting yang menentukan kekuatan dan ketahanan talud, terutama saat menghadapi debit air yang tinggi maupun pergeseran tanah.

Sejumlah warga berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Jika ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, pihak pelaksana diharapkan diminta melakukan perbaikan agar tidak merugikan keuangan negara maupun masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, serta instansi terkait guna memperoleh penjelasan dan tanggapan atas dugaan tersebut. Berita ini akan diperbarui setelah adanya keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

Baca Juga:
Berita terbaru kategori Sidrap