SIDRAP.FS.COM— Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Pesantren Muammar Gandi melaksanakan upacara perdana tahun ajaran baru 2025/2026 dengan pelaksanaan yang dibagi di dua tempat. Upacara santri putri dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Ismail, sementara upacara santri putra dipimpin oleh Kepala Madrasah Aliyah Muliyanto, di lapangan asrama masing-masing jl. Poros Lanrang Aka-akae kel. Maccorawalie kec. Pancarijang.
Ini adalah Upacara Bendera pertamakalinya Kamad MTs dan Kamad MA berdiri di hadapan santri/wati untuk memberikan amanat yang berisi perkenalan diri, serta penyampaikan beberapa motivasi, dan harapan kedua kamad ini ke depannya kepada para santri dan santriwati, salah satunya agar senantiasa menjaga semangat belajar dan disiplin dalam menjalani kehidupan pesantren.
Kamad MTs Muammar Gandi Ismail berujar bahwa pondok pesantren itu diberi julukan sebagai “Penjara Suci” karena merupakan tempat untuk menempa dan membina para santri agar tumbuh menjadi pribadi yang profesional religius, bisa mandiri, tidak manja dan cengeng, di pondok mau diatur dan dipimpin sehingga ketika setelah lulus nanti sudah siap jadi pemimpin.
“Pondok pesantren itu sering diistilahkan “Penjara Suci” karena disinilah anak-anakku semua dilatih untuk mandiri dan harus mengikuti aturan pondok selama kurang lebih 3 tahun, harus mau dipimpin supaya ketika lulus nanti sudah siap jadi pemimpin” terang Ismail Arifin.
Kamad Ismai Arifin juga mengajak kepada seluruh santriwati untuk mengembangkan potensi yang dimiliki dan diminati, agar minat dan bakatnya bisa bermanfaat baik di dalam pondok maupun ketika berada di tengah masyarakat nantinya. “Untuk anak-anakku yang punya potensi apapun bentuknya silakan dikembangkan dan dilatih di pondok kita ini, apalagi pesantren kita mewajibkan membuat karya tulis setelah tamat, dan yang berbakat menulis bisa diajari bagaimana kegiatan menulis yang benar lewat jurnalistik” ucap Ismail Arifin.
Kegiatan upacara bendera ini juga sebagai bentuk awal tahun ajaran baru dan peneguhan kembali nilai-nilai kedisiplinan, integritas, serta semangat menuntut ilmu yang menjadi karakter utama santri Pesantren Muammar Gandi. Upacara ini pun berlangsung khidmat dan penuh semangat dari para peserta yang mengenakan seragam lengkap.
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap seluruh santri siap menempuh proses pendidikan dengan semangat, penuh tanggung jawab, dan berakhlak mulia.











Tinggalkan Balasan