SIDRAP.FS.COM– Madrasah Pesantren Muammar Gandi melaksanakan kegiatan pembekalan bakti sosial (Baksos) bagi santri MTs dan MA sebagai bentuk persiapan sebelum terjun langsung ke masyarakat. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Masjid Muammar Gandi, Jl. Poros Lanrang Aka-Akae, Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Pancarijang. Minggu (19/10/25).

Pembekalan disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah Tsanawiyah Muammar Gandi, Ismail Arifin dan diikuti oleh sejumlah santri yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM). Dalam sambutannya, Ismail Arifin menegaskan bahwa kegiatan Baksos merupakan sarana pembentukan karakter santri agar memiliki kepedulian sosial yang tinggi serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata yang selama ini dipelajari dalam pesantren.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami berharap para santri dapat mengamalkan apa yang sudah dipelajari di pondok, ini salah satu bentuk belajar langsung di tengah-tengah masyarakat — memahami kehidupan sosial, menumbuhkan rasa empati, dan mengamalkan ilmu serta akhlak yang telah mereka pelajari di pesantren,” ujar Ismail Arifin.

Ismail Arifin juga menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan Baksos ini adalah untuk menumbuhkan karakter kepemimpinan, rasa empati, meningkatkan solidaritas sosial, mempererat hubungan antara santri dan masyarakat, serta melatih kemandirian dan tanggung jawab para peserta.

“Selama anak-anakku digembleng di pondok ini salah satunya adalah siap dipimpin dan ketika nantinya diterjunkan di tengah-tengah masyarakat harus siap jadi pemimpin yang tentunya sesuai tuntunan Al Qur’an dan Asunnah”. Ungkapnya.

Pelaksanaan Baksos akan berlangsung selama enam hari, mulai 20 Oktober hingga 26 Oktober 2025, di beberapa desa di Kabupaten Sidrap, yakni Desa Maddenra, Desa Salodua, dan Desa Tonrong Rijang. Para santri akan melakukan berbagai kegiatan sosial seperti membersihkan tempat ibadah, mengajar di TPA, TK, dan SD, menjadi imam salat, bergotong royong membantu masyarakat, membuat lomba dalam bentuk games edukasi, dan mengadakan kegiatan keagamaan lainnya.

Salah satu anggota OSIM, mengungkapkan rasa antusiasnya dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Kami sangat senang bisa terpilih ikut Baksos. Karena tidak semua santri-santriwati terpilih menjadi utusan Pesantren Muammar Gandi di Baksos ini, dan ini kesempatan berharga untuk mengabdi dan belajar langsung dari masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kami dan warga yang kami kunjungi,” ujarnya penuh semangat.(ersan)