SIDRAP.FS.COM—Aktivitas penurunan wahana dinosaurus dari mobil truk di pelataran Monumen Ganggawa Pangker, Kabupaten Sidrap, Kamis 21 Mei 2026, menuai keluhan dari para pengguna jalan.

Sejumlah pengendara mobil maupun sepeda motor mengaku terganggu lantaran akses jalan di lokasi tersebut tertutup dan sulit dilalui.

Pantauan di lokasi, beberapa truk besar bermuatan wahana permainan dinosaurus terparkir di area pelataran Monumen Ganggawa. Sejumlah pekerja tampak sibuk menurunkan perlengkapan wahana dari atas truk ke lokasi kegiatan.

Namun, aktivitas tersebut dinilai menghambat arus lalu lintas karena tidak menyediakan akses jalan bagi pengendara yang hendak melintas di kawasan Pangker.

Salah seorang pengendara motor, Ibu Rahma, mengaku kesal dengan penutupan total akses jalan di lokasi tersebut. Bahkan, ia nekat membuka sendiri penutup jalan agar motornya bisa melintas.

“Tidak apa-apa membongkar, tapi jangan juga tutup full jalan sampai kami harus berputar keliling,” ujarnya.

Kondisi tersebut membuat arus kendaraan di sekitar kawasan Monumen Ganggawa sempat terganggu. Pengguna jalan berharap aktivitas bongkar muat wahana tetap memperhatikan kenyamanan dan akses bagi masyarakat umum.

Selain akses jalan, keberadaan wahana dinosaurus itu juga mulai dipertanyakan warga terkait izin operasionalnya. Masyarakat berharap pihak terkait dapat memastikan legalitas dan pengaturan kegiatan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, salah satu anggota wahana saat dikonfirmasi awak media terkait penutupan akses jalan mengaku tindakan tersebut dilakukan atas perintah seorang kepala dinas.

“Perintah pak kadis, karena sementara melakukan pembongkaran alat,” ujarnya singkat.(Iccank)