SIDRAP.FS.COM – Panitia AMKM Kabupaten Sidrap Tahun 2026 menggelar technical meeting di Rumah Makan Galasera, Pangkajene, Minggu (14/6/2026), sebagai upaya memantapkan persiapan menjelang pelaksanaan lomba yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua AMKM Sulselbar tingkat provinsi, Eka Trisnawati yang akrab disapa Bunda Eka, didampingi sejumlah pengurus provinsi, yakni Ruslan, Emon, dan Oji.
Dalam arahannya, Bunda Eka menjelaskan berbagai ketentuan yang harus dipahami peserta, terutama mengenai tata cara berbusana adat, mulai dari penggunaan baju bodo, sarung, pemilihan warna, hingga aksesori yang sesuai dengan aturan perlombaan. Panitia juga memberikan penjelasan teknis terkait penampilan peserta di atas panggung.
Selain itu, panitia provinsi melaksanakan tes wawancara bagi peserta kategori remaja dan dewasa untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Menurut Ruslan, tes tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta mampu berkomunikasi dengan baik sehingga layak mengikuti ajang tersebut.
Technical meeting ini juga menghadirkan Kaysa dan Palelloi,anak berprestasi yang berhasil menjadi pemenang tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional pada tahun 2025 dalam ajang Festival Etnik Model Indonesia 2025 untuk berbagi inspirasi mengenai penampilan dan pengembangan bakat.
Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti AMKM Kabupaten Sidrap tercatat lebih dari 70 orang, dengan rentang usia 4 hingga 25 tahun. Para peserta dibagi dalam empat kategori, yaitu Kategori A untuk usia 4–8 tahun, Kategori B usia 9–12 tahun, Kategori C usia 13–16 tahun, dan Kategori D usia 17–25 tahun.
Sementara itu, Ketua Panitia AMKM Kabupaten Sidrap, Andi Yaya, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan peserta serta seluruh kebutuhan teknis sebelum hari pelaksanaan lomba.
Ketua AMKM Sulselbar, Bunda Eka, berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Harapan kami melalui event ini, anak-anak generasi sekarang dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih beretika, berbudaya, serta didukung dengan wawasan dan pengalaman yang lebih luas sehingga mampu menjadi generasi yang membanggakan daerahnya,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang semakin matang, panitia optimistis pelaksanaan AMKM Kabupaten Sidrap Tahun 2026 akan berjalan lancar sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk melestarikan budaya dan mengembangkan potensi diri.(ersan)










Tinggalkan Balasan