SIDRAP.FS.COM – Kondisi rabat beton di Desa Cipotakari, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), kembali menjadi sorotan. Pasalnya, rabat beton yang sebelumnya dinyatakan telah diperbaiki ternyata masih memperlihatkan kerusakan di lapangan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas perbaikan yang telah dilakukan. Masyarakat tentu berharap pembangunan infrastruktur desa tidak sekadar diperbaiki, tetapi juga memiliki kualitas dan ketahanan yang memadai agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil konfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jumat (23/10/2026), Sekretaris Desa (Sekdes) Cipotakari menyampaikan bahwa rabat beton tersebut telah diperbaiki oleh kepala desa.

Namun, menurut penjelasan Sekdes, kondisi pondasi dasar yang sudah goyang menjadi salah satu penyebab rabat beton tersebut tidak dapat kembali bagus seperti saat awal dikerjakan.

Penjelasan tersebut justru memunculkan pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi pondasi dasar dan kualitas pekerjaan sejak awal. Jika pondasi memang sudah bermasalah, perlu diketahui apa penyebabnya dan apakah perbaikan yang dilakukan sudah menyentuh bagian yang menjadi sumber kerusakan.

Sementara itu, Kepala Desa Cipotakari yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini disusun.

Tidak adanya tanggapan tersebut membuat penjelasan lebih lanjut dari pemerintah desa mengenai penyebab kerusakan, metode perbaikan, serta hasil pekerjaan yang telah dilakukan masih diperlukan.

Perbaikan Harus Menjawab Persoalan
Kerusakan infrastruktur yang masih terlihat setelah perbaikan tentu perlu mendapat perhatian. Perbaikan semestinya tidak hanya menjadi upaya menutup kerusakan yang tampak, tetapi juga memastikan penyebab utama kerusakan dapat ditangani.

Karena itu, kondisi rabat beton di Desa Cipotakari perlu mendapat penjelasan secara terbuka, termasuk mengenai kondisi pondasi dasar, kualitas pekerjaan, serta sejauh mana perbaikan yang dilakukan mampu mengatasi kerusakan tersebut.

Transparansi dan pengawasan menjadi penting agar pembangunan infrastruktur desa benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta tidak menimbulkan persoalan berulang di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, keterangan dari Kepala Desa Cipotakari masih dinantikan untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kondisi rabat beton tersebut.(iccank)

Baca Juga:
Berita terbaru kategori Sidrap