BULUKUMBA.FS.COM—Di tengah gulungan ombak yang ganas, engkau sempat berjuang sendirian. Dari bawah tebing yang curam, tangan kecilmu melambai-lambai di antara buih lautan, menyuarakan jeritan minta tolong yang tersapu angin. Engkau menatap ke atas, berharap ada uluran tangan dari mereka yang menyaksikan.
Namun sungguh menyayat hati, lambaian dan keputusasaanmu seolah berlalu begitu saja, membentur keheningan tanpa ada yang benar-benar peduli.
Ketika dunia ini terasa begitu kejam dan acuh pada perjuanganmu di ujung nyawa, Allah yang Maha Pengasih melihat lelahmu. Dia tak ingin engkau menderita lebih lama lagi di dunia yang dingin ini, lalu memilih untuk menjemputmu ke dalam pelukan-Nya yang paling aman.
Kini, pencarian telah usai. Engkau telah ditemukan, namun dalam keadaan terbujur kaku tak bernyawa. Ragamu yang dingin menjadi bukti akhir dari petualanganmu yang pilu.
Selamat jalan, sang petualang sejati. Kini jiwamu telah bebas, menyatu dengan semesta yang paling sunyi dan damai, jauh dari kejamnya dunia. Istirahatlah dengan tenang di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan dikuatkan hatinya menghadapi badai ujian yang teramat berat ini.
#SelamatJalanElmi #DukaApparalang #PencintaAlamBerduka #Bulukumba #DuniaBegituKejam #SemestaBerduka















Tinggalkan Balasan