SIDRAP.FS.COM — Kualitas pengerjaan rabat beton di Jalan Kandang Lajuma, Dusun II Samallangi, Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dipertanyakan.
Rabat beton yang disebut baru sekitar dua bulan selesai dikerjakan itu dilaporkan mulai menunjukkan retakan di sejumlah bagian badan jalan. Kondisi permukaan jalan juga disebut mulai berdebu.
Proyek tersebut diketahui menggunakan anggaran sekitar Rp103 juta yang bersumber dari Silpa Dana Desa Tahun 2026. Pekerjaan rabat beton tersebut memiliki masa pengerjaan selama 30 hari.
Munculnya retakan pada sejumlah bagian jalan dalam waktu relatif singkat memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas material maupun proses pengerjaannya.
Kepala Desa Sumpang Mango, Jamaluddin, saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026), menyampaikan bahwa kondisi tersebut tidak menjadi persoalan. Ia menyebut pengerjaan rabat beton tersebut telah dilakukan sekitar dua bulan lalu.
“Kalau memang ada yang begitu, apa boleh buat. Kalau memang salah, saya mengaku salah. Yah, kalau memang salah, wajar,” ujar Jamaluddin singkat.
Pernyataan tersebut menjadi perhatian, mengingat pekerjaan menggunakan anggaran desa yang bersumber dari keuangan negara dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
Karena itu, Aparat Penegak Hukum (APH) maupun Inspektorat diharapkan dapat melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan tersebut, khususnya untuk memastikan kesesuaian antara spesifikasi pekerjaan, penggunaan anggaran, kualitas material, serta hasil pekerjaan di lapangan.
Pemeriksaan teknis juga dinilai penting untuk memastikan apakah retakan yang muncul merupakan hal yang wajar akibat faktor tertentu atau terdapat persoalan dalam kualitas maupun pelaksanaan pekerjaan. (Iccank)
Berita terbaru kategori Sidrap

Tinggalkan Balasan