SIDRAP.FS.COM — Kualitas sejumlah pekerjaan rabat beton di Desa Padangloang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), dipertanyakan. Pasalnya, pekerjaan yang belum lama dikerjakan tersebut disebut sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat sejumlah bagian rabat beton yang terlihat retak dan mudah terkelupas. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat terkait kualitas pekerjaan dan kesesuaiannya dengan spesifikasi yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Salah satu pekerjaan yang menjadi sorotan berada di Jalan Suplir. Selain itu, rabat beton di Jalan Nuri II juga dipertanyakan karena tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi, sehingga informasi mengenai pekerjaan dinilai belum terbuka kepada masyarakat.

Media kemudian berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Padangloang, Syamsu Alam, terkait kondisi pekerjaan tersebut.

Namun, saat dikonfirmasi pada Selasa (25/8/2026), Syamsu Alam belum memberikan penjelasan terkait kualitas rabat beton maupun dugaan ketidaksesuaian pekerjaan.

“Datang saja ke kantor. Terus mau ketemu saya atau mau kita langsung mediakan,” ucapnya.

Adapun berdasarkan informasi anggaran yang diperoleh, pembangunan rabat beton Jalan Suplir memiliki nilai sekitar Rp54,8 juta. Sementara rabat beton Jalan Nuri II sebesar Rp64,5 juta, dan rabat beton Jalan Harapan Baru mencapai Rp87 juta.

Selain pekerjaan rabat beton, sejumlah penggunaan anggaran Pemerintah Desa Padangloang juga menjadi perhatian, di antaranya anggaran operasional pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang disebut mencapai Rp76 juta.

Kemudian terdapat anggaran pemeliharaan gedung kantor desa sebesar Rp26 juta.

Besarnya sejumlah anggaran tersebut menjadi pertanyaan yang membutuhkan penjelasan dari pemerintah desa, khususnya terkait rincian penggunaan dan pelaksanaannya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Padangloang belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kualitas pekerjaan rabat beton, keberadaan papan informasi proyek, maupun penggunaan anggaran yang dipertanyakan.

Baca Juga:
Berita terbaru kategori Sidrap